KAMPAR,ISUETERKININEWS.COM- Lembaga Kementrian Agama Kabupaten Kampar kini menjadi sorotan, sekelompok mahasiswa rencana melakukan demo, selasa (18/03/05) namun hari ini batal, pantauan media di lapangan, Mahasiswa mengatasnamakan perkumpulan mahasiswa, pemuda pejuang Keadilan ( PMPK) tersebut menurut informasi batal menggelar aksi, menurut informasi mereka melakukan dialog dengan kemenag Kampar", ujar salah seorang mahasiswa.
mereka menyorot terjadinya dugaan pelanggaran, di Kemenag Kampar, sebagaimana informasi yang diterima media dan yang beredar adalah Dugaan Penyelewengan Uang Zakat di UPZ Kemenag Kampar dimana Kejaksaan Negeri Kampar Fuadi telah melakukan Interogasi, kemudian Rumah Dinas Kemenag dijadikan Cafe Kejora yang saat ini sudah viral,
Berita Keluarga Kemenag yang mantan Narapidana dijadikan OB di Gedung Haji Kampar yang trending sedang viral.
Pengaduan Masyarakat (Dumas) KUA Kecamatan Salo Zahari Eka Putra yang sudah di investigasi setahun yang lalu dan terbukti serta mengaku melakukan Pungli, sampai saat ini kua yang bersangkutan dilindungi oleh Kemenag Kampar dan tak ada tindakan.
Annuar Efendi yg dijadikan Plt Ka KUA Bangkinang seberang yang dulunya dipecat jadi Ka KUA Kuok karena pelanggaran, Baru baru ini santer lagi isu dugaan pungutan 100 Ribu Rupiah oleh M.Yuras Kepala sekolah MTSN Kampar kepada Guru guru PPPK, uangnya disebut diberikan ke Kemenag Kampar.
Pungli ini sudah sampai ke Level Kanwil Riau diduga yang dilakukan oleh pejabat teras Kanwil Riau dan beliau kini baru lebih 1 bulan definitif, Pungli tersebut diduga memungut biaya Rp.1jt setiap PPPK yang Retribusi ke Kab Asal, seperti ke Kampar, Kota Pekanbaru, dll. Jumlah PPPK tersebut jumlah Ratusan juga, Ini pun kabarnya sudah masuk pengaduan masyarakat.
Kami diam karena menunggu tindak Kemenag utk pelanggaran diatas, tetapi sampai saat ini satupun dari pelanggaran diatas belum ada tindakan dan sangsinya. Kami mohon ada sangsi tegas dari Pak Kanwil supaya keluhan masyarakat diatas tidak diangkat ke berita media lagi.
Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pejabat kemenag Kampar dan Kemenag Riau.*** ( rilis)